Safe Riding 2016

Safe Riding 2016

Lanjutkan sosialisasi kampanye edukasi tata cara berkendara yang baik untuk keselematan para remaja Indonesia

Total Oil Indonesia Kembali Gelar Safe Riding Clinic 2016

Jakarta, Indonesia (26 April 2016) – Pada hari ini, PT. TOTAL Oil Indonesia (TOI) kembali menggelar Safe Riding Clinic kepada para siswa SMU dan Mahasiswa, mengingat fakta bahwa kecelakaan lalu lintas adalah salah satu penyebab utama kematian kaum remaja di Indonesia. Kampanye ini merupakan wujud komitmen TOI untuk melakukan edukasi tata cara berkendara yang baik dan aman secara berkelanjutan.

Tahun lalu, TOI menggelar kampanye edukatif ini di satu titik (SMA 2 Jakarta), sedangkan tahun 2016 ini, TOI menargetkan empat titik (SMU 29 Jakarta, SMA Marsudirini Bekasi, Universitas Pancasila Jakarta, dan Universitas Mercu Buana Jakarta) untuk menjangkau lebih banyak kaum remaja seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor di Jakarta.

Menurut data Kementerian Perhubungan, pada tahun 2014 tercatat 59.906 kasus kecelakaan lalu lintas di mana 28.897 di antaranya menyebabkan kematian atau rata-rata 263 kasus kecelakaan lalu lintas per hari dan mengakibatkan 78 jiwa meninggal dunia. Data ini menunjukkan pula bahwa kecelakaan yang melibatkan sepeda motor mendominasi sebanyak 71%. Dilihat dari usia pengendara, tercatat 57% di antaranya adalah remaja.

Sedangkan di tahun 2016, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Jakarta mencatat pelanggaran lalu lintas terbanyak pada periode Februari hingga Maret 2016 ada pada kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas yakni dengan 62.982 kasus. Sedangkan di kalangan mahasiswa walaupun jumlah pelanggaran tergolong kecil dibandingkan kalangan SMA, namun terjadi kenaikan pelanggaran secara signifikan, yaitu 12% dari 7.967 menjadi 8.939 kasus.

Berdasarkan data-data tersebut, PT TOTAL Oil Indonesia bekerja sama dengan majalah Hai! mengadakan Safe Riding Clinic 2016. Rangkaian acara berupa pemberian edukasi mengenai ilmu seputar cara berkendara yang baik dan benar kepada remaja.  

Christopher Kasidi selaku VP – Retail & Marketing PT Total Oil Indonesia menjelaskan, “Pengadaan edukasi preventif terhadap kaum remaja akan terus berperan penting seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor, yang tumbuh berkisar 12% per tahun (Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya). Ditambah lagi kendaraan roda dua mendominasi hampir 75%  jumlah total kendaraan bermotor di Jakarta, atau sekitar 13 juta unit.”

Christopher melanjutkan, “Dengan kondisi jalanan yang semakin padat, kesadaran akan tata berkendara yang baik dan aman memberikan life-saving skills yang seringkali dinomorduakan oleh first-time riders. Melalui Safe Riding Clinic yang Total hadirkan kali ini, Total ingin mengajak para remaja untuk mencermati tips dan trik berkendara untuk meningkatkan faktor keamanan mereka selagi menghadapi kondisi jalan di Jakarta yang cukup rentan.”

Dalam kegiatan Safe Riding ini, peserta dibekali ilmu  seputar cara berkendara yang baik dan benar. Selain dibekali dengan materi presentasi, para pelajar juga diajak ikut serta dalam kegiatan sharing session dan safe riding challenge games.

Umar Suhartono, salah satu pembicara yang merupakan anggota Pasukan Pengamanan Presiden dan hadir mewakili Direktorat Lalu Lintas Kepolisian RI juga ingin mengimbau para orang tua untuk berperan aktif dalam memastikan anak mereka telah memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) sebelum mengemudikan kendaran bermotor, “Anak di bawah usia memiliki keterbatasan kemampuan fisik, kognitif, dan pengendalian emosi yang menjadikan mereka lebih agresif dalam berkendara. Di tahun 2014, diperkirakan setiap lima hari ada satu anak di bawah umur yang memicu kecelakaan lalu lintas. Orang tua bisa berperan aktif memberikan peringatan kepada anak di bawah umur terhadap resiko keselamatan yang mereka hadapi dikarenakan keterbatasan kemampuan mereka di usia dini.”

“Kami berharap peserta Safe Riding Clinic kami kali ini juga turut aktif menyebarluaskan ilmu yang mereka dapatkan ke teman-teman dan anggota keluarga mereka. Ke depannya, PT Total Oil Indonesia berencana untuk terus mengukuhkan komitmen kami dalam memberikan edukasi preventif kepada pengendara lain,” tutup Christopher.

??