Jenis-Jenis Minyak Rem

Jenis-Jenis Minyak Rem

ADV - 022

Minyak rem dapat dibagi menjadi 4 jenis berdasarkan spesifikasinya:

  • DOT 3

    DOT 3 adalah jenis minyak rem yang menggunakan glikol eter. Bagi industri minyak rem, glikol eter adalah material yang paling ekonomis.

  • DOT 4

    DOT 4 adalah jenis minyak rem bermaterial glikol eter yang ditambahkan ester borat sebagai aditif. Ester borat dapat membantu memperbaiki beberapa sifat minyak rem seperti meningkatkan titik didih basah dan kering. DOT 4 lebih stabil dan memiliki titik didih yang tinggi. Tetapi begitu cairan mulai menyerap air, titik didih minyak rem DOT 4 akan jatuh secara drastis dan lebih cepat daripada minyak rem DOT 3. Menurut standar FMVSS116, DOT 4 memiliki titik didih kering minimum 230°C dan titik didih basah minimum 155°C.

  • DOT 5.1

    DOT 5.1 merupakan minyak rem yang sering disebut DOT 4 Plus atau Super DOT 4. Jenis minyak rem ini merupakan minyak rem berbasis glikol eter yang telah memenuhi standar performa DOT 5. Minyak rem DOT 5.1 memiliki struktur kimia yang sama dengan minyak rem DOT 4, sehingga minyak rem ini dapat langsung dicampurkan dengan minyak rem jenis DOT 3 dan DOT 4.

  • DOT 5

    DOT 5 merupakan minyak rem yang berbeda dari yang lain karena berbahan dasar dari cairan silikon. Minyak rem jenis ini sangat unggul pada pertahanan terhadap korosi dan nilai titik didih yang tinggi. Hal ini disebabkan karena DOT 5 tidak menyerap air. DOT 5 sering digunakan pada kendaraan militer yang disimpan bertahun-tahun tanpa pemeliharaan dan harus dapat langsung bekerja secepatnya saat dibutuhkan.

Hingga kini, cairan silikon tidak digunakan pada mobil karena dua alasan utama:

  1. Kelarutan udara yang rendah, yang mengakibatkan rem menjadi membal
  2. Tidak menyerap air, hal ini membuat air yang masuk ke sistem dapat bersifat korosif dan dapat membeku pada temperatur rendah atau mendidih pada temperatur tinggi.

?? ?? ??