Ganti Oli Encer Ke Kental

Ganti Oli Encer Ke Kental

 

Saat Tepat Beralih Dari Oli Encer Ke Kental

Perkembangan material yang digunakan dan sistem produksi kendaraan yang lebih
presisi membuat produsen mobil mampu membuat mesin dengan clearance (celah)
antarkomponen yang semakin rapat. Salah satunya adalah celah di antara piston dan dinding
silinder yang membuat kompresi di ruang bakar semakin baik, sekaligus mencegah
menyusupnya bahan bakar ke sistem pelumasan.


Semakin rapatnya clearance ini membuat mesin modern membutuhkan pelumas yang
semakin encer dari tahun ke tahun. Jika diperhatikan, di era 1980-an rekomendasi oli mesin
yang digunakan memiliki tingkat kekentalan SAE 20W-50. Di akhir 1990-an mesin mobil mulai
membutuhkan oli dengan spesifikasi SAE 10W-40.

Sekitar awal 2000-an, beberapa produsen mobil mulai merekomendasikan penggunaan
oli mesin dengan viskositas SAE 10W-30. Sesuai tren dan kemajuan teknologi mesin saat ini, oli
mesin SAE 0W-20 mulai ramai digunakan. Spesifikasinya yang encer membuat mesin mampu
bekerja lebih efisien tanpa kehilangan kemampuan oli sebagai pelindung komponen bergerak di
dalam mesin.


Spesifikasi oli semakin lama semakin encer yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil
memang tepat untuk mobil-mobil dalam kondisi baru. Namun setelah usia pakai lebih dari 4
tahun sebaiknya ada penyesuaian tingkat kekentalan oli mesin yang digunakan. Penyebabnya
adalah gesekan antarkomponen logam di dalam mesin. Serapat apapun celah antarkomponen,
secanggih apapun material logam yang digunakan, dan sepresisi apapun pembuatan mesin
keausan akan terjadi setelah mobil memiliki jarak tempuh tinggi.


Untuk itulah pemilik mobil perlu memperhitungkan penggantian oli dengan viskositas
tebih kental. Selain usia pakai mobil dan jarak tempuh, parameter lain yang dapat dijadikan
acuan untuk mengganti oli encer menjadi lebih kental adalah dengan memperhatikan tingkat
penguapan oli. Yaitu jika kita menemukan tanda-tanda volume oli mulai berkurang cukup
drastis.


Misalnya saat mobil masih baru hingga berusia kurang dari 4 tahun, kita biasa mengecek
oli mesin melalui dipstick setiap 5.000 km dan terlihat volume oli berkurang hanya ⅕ dari batas

MAX. Setelah usia mobil lebih dari 4 tahun terlihat volume oli yang berkurang melewati ⅓ dari
batas MAX, di saat itulah kita perlu mengganti oli mesin dengan viskositas setingkat lebih kental
dibanding sebelumnya.


Dengan oli lebih kental, otomatis tingkat penguapan menjadi lebih rendah sehingga
kejadian berkurangnya volume oli secara berlebihan bisa diatasi. Selain itu lapisan pelumas di
antara komponen bergerak menjadi lebih tebal, membuat perlindungan lebih tinggi terhadap
keausan komponen internal mesin.