Karakter Oli Kental

Karakter Oli Kental

 

Perlindungan Ekstra Di Tengah Kemacetan

Kepadatan lalu lintas sudah menjadi bagian dari rutinitas di kota-kota besar Indonesia.
Tahukah Anda, bahwa dalam kondisi macet seperti ini mesin justru bekerja sangat keras, karena
itu dibutuhkan perlindungan ekstra.


Jika dalam kondisi normal di jalur yang lancar, mesin mendapat udara segar ketika mobil
sedang melaju. Tapi ketika berada di tengah kemacetan, pasokan udara segar ke mesin akan
menurun drastis akibat suhu di sekitar yang panas. Dalam kondisi seperti ini, suhu ruang mesin
bisa mencapai 90⁰C.


Memang yang terutama bertugas dalam menjaga suhu mesin agar tetap berada di
rentang kerjanya adalah sistem pendingin mesin atau water cooling system. Meski begitu
pelumas juga memiliki peran yang penting dalam mendinginkan mesin.


Layaknya sifat cairan saat dipanaskan, pelumas dapat menjadi lebih encer saat
menghadapi kondisi ekstrem seperti berada di tengah kemacetan. Kondisi ini dapat membuat
pelumas lebih mudah menguap atau menyusup masuk ke ruang bakar. Jika hal ini terjadi,
volume oli akan cepat berkurang, sehingga perlindungan terhadap komponen bergerak di
dalam mesin menjadi tidak optimal.


Kondisi ekstrem di tengah kemacetan lebih berat bagi mobil-mobil yang sudah beruia
cukup tinggi atau lebih dari 4 tahun. Tingkat keausan komponen bergerak di dalam mesin yang
terjadi selama pemakaian membuat clearance antarkomponen semakin besar, termasuk celah
antara ring piston dan dinding silinder.


Itu sebabnya mobil-mobil berusia lebih dari 4 tahun atau mobil lawas membutuhkan oli
andal seperti Total Quartz 9000 SN 5W40, Quartz 7000 SN 10W40, Quartz 5000 SN 15W50, dan
Quartz 3000 SJ 20W50. Spesifikasi dengan angka di belakang lebih besar, mengindikasikan oli
memiliki viskositas yang cukup tinggi sehingga lebih tahan terhadap suhu lebih panas.


Viskositas lebih kental juga membuat celah antarkomponen bergerak yang telah
mengalami keausan tetap terlindungi, sehingga tidak terjadi gesekan berlebih yang dapat
menimbulkan panas mesin. Karakter pelumas yang lebih kental juga membuatnya lebih sulit
menguap, meski berada di suhu kerja ekstrem.