Skip to content

30/03/2020 News

LIMA ALASAN KENAPA MOBIL TIDAK BOLEH DIAM TERLALU LAMA

Total Oil Indonesia

Masih banyak pemilik mobil yang ternyata tidak menggunakan mobil tersebut secara rutin. Kemudahan menggunakan transportasi umum, kerap kali menjadi alasan pemilik meninggalkan mobil pribadinya di garasi rumah. Padahal, potensi kerusakan pada komponen kendaraan bisa saja mengintai. Terlebih jika mobil didiamkan atau diparkir dalam waktu cukup lama.

Pertama adalah munculnya masalah pada aki atau baterai. Jika mesin tidak dinyalakan secara rutin, bisa dipastikan kemampuannya melemah. Pasalnya, tak ada siklus pengisian ulang daya dari alternator yang terjadi seperti saat mesin hidup atau berjalan.

Kerusakan kedua dapat pula menyasar sektor kaki-kaki, terutama ban. Tekanan angin si karet bundar bakal berkurang dan menyebabkannya rata sebelah atau flat spot. Bisa juga menjalar ke bearing roda karena beban hanya bertumpu pada satu titik. Jikapun ingin memarkirkan dalam waktu panjang, sebaiknya isi dengan tekanan angin maksimal.

Lakukan juga pengecekan setiap seminggu sekali atau mendongkrak mobil supaya ban tidak langsung menyentuh lantai. Ini bisa dilakukan untuk mengurangi gejala kempis atau ban rata sebelah tadi. Dan untuk menghindari kerusakan pada bearing roda, panaskan mobil sembari membawanya berjalan agar roda berputar.

BACA JUGA: INI RUAS JALAN YANG TERDAPAT TILANG ELEKTRONIK

Masalah ketiga bisa menyerang pelumas mesin. Dengan kondisi mobil yang tidak bergerak, ada kemungkinan oli mengendap yang membuat fungsinya melumasi komponen mesin jadi berkurang. Artinya, besar kemungkinan terjadi gesekan antar part yang membuat komponen mesin cepat rusak. Sebaiknya ganti oli jika hendak mengendarai mobil yang sudah lama terparkir.

Problem keempat juga bermula dari bensin yang basi. Dikatakan demikian karena bahan bakar yang tidak terpakai dalam waktu tertentu, kualitasnya menurun. Sebut saja penurunan kualitas RON dan bahkan lama kelamaan bisa menjadi residu. Efek dari BBM basi inilah yang berbahaya untuk sistem pembakaran. Dampaknya dapat menyumbat injector (pada mobil injeksi), atau lebih parahnya lagi residu yang mengendap di dasar tangki menjadi penyebab kebocoran tangki karena residu menimbulkan karat.

Permasalahan kelima adalah serangan tikus. Mobil yang parkir di garasi terutama tempat gelap, mengundang tikus untuk menetap. Jika sudah demikian, bisa saja dia menggerogoti komponen mobil seperti kabel lampu, klakson bahkan mesin. Beum lagi jika mereka menetap di bawah kap mobil, ada bau tak sedap saat AC mobil dinyalakan.

Kendati begitu, invasi mereka bukannya tak bisa dicegah. Pencegahan dapat Anda lakukan dengan menempuh berbagai cara. Dimulai dengan mencuci bersih mobil, hingga kolong dan kap mesin. Letakan kapur barus di beberapa bagian mesin, tempatkan dengan cara menggantungnya. Beri bau tak sedap buat tikus seperti pembasmi hama, aroma peppermint, rambut kucing atau rambut anjing. Anda pun dapat menempuh cara alami, yakni menaruhkan potongan buah mengkudu dalam satu wadah. Lalu taruh di tempat yang biasanya dilewati si hewan pengerat ini.

ARTIKEL TERKAIT: