15/10/2019 News

MAU BERKENDARA HEMAT BBM? INI CARA YANG SEBENARNYA

save_fuel.jpg

Eco driving atau berkendara hemat BBM biasanya jadi dambaan setiap pemilik mobil, terutama bagi masyarakat perkotaan yang sehari-hari beraktivitas menggunakan kendaraan pribadi. Tapi ternyata menerapkan teknik berkendara hemat BBM bukan perkara mudah. Banyak yang harus dipahami oleh pengendara karena banyak faktor yang membuat kenapa si A kok bisa lebih irit dari si B, padahal mobilnya sama.

Tidak hanya faktor teknologi mobil atau kendaraannya, tapi terutama soal pengendara dan juga kondisi lalu lintas yang bisa membuat konsumsi bahan bakar kendaraan jadi berbeda-beda. Paling utama memang kepada kondisi jalan, tapi pahami juga bagaimana pola dan teknik berkendara yang membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih efisien. Cara-cara berikut ini bisa jadi akan mengubah perilaku berkendara Anda sebelumnya, tapi tak ada salahnya menyesuaikan kembali cara berkendara apalagi jika Anda memang ingin menghemat pengeluaran untuk membeli BBM.

1. Memanaskan mesin

Jangan memanaskan mesin dalam waktu lama. Mobil modern sekarang ini cuma butuh waktu paling lama 3 menit. Apabila jarum penunjuk suhu mesin mobil bergerak, segera jalankan kendaraan Anda.

2. Idle bikin boros

Jangan biarkan kondisi mesin idle (mobil berhenti dengan mesin menyala) dalam waktu lama. Pasalnya dalam 10 menit saja, BBM yang terpakai mencapai 130 cc.

BACA JUGA: MENCAMPUR BBM BEDA OKTAN BIKIN IRIT?

3. Kurangi pengggunaan AC

Perangkat ini memang jadi barang wajib di kondisi iklim tropis seperti di Indonesia. Namun, ada tipsnya jika Anda ingin hemat BBM sambil tetap menikmati udara sejuk di kabin mobil. Atur agar suhu di dalam kabin sekitar 25 derajat agar kerja kompresor tak terlalu membebani mesin. Jangan stel AC di suhu paling rendah secara terus menerus (biasanya 18 derajat), karena ini bakal membuat konsumsi BBM meningkat sekitar 12 persen.

4. Berakselerasi perlahan

Saat berkendara awal, jangan menekan pedal gas terlalu dalam secara tiba-tba, terutama saat mobil berjalan dari kondisi diam. Berakselerasilah secara perlahan sekitar 20 km/jam selama 5 detik. Dengan cara ini, konsumsi BBM dapat berkurang sebanyak 11 persen.

5. Kecepatan stabil

Mengemudi dengan kecepatan stabil juga bisa menghemat BBM. Contohnya dengan menjaga laju kecepatan mobil tidak melebihi 80 km/jam. Kemudian, bagi Anda pengendara mobil bertransmisi manual, lakukan perpindahan gigi di bawah 3.000 RPM, sementara pagi pengendara mobil bertransmisi otomatis dapat pertahankan putaran mesin di sekitar 2.000 rpm.

6. Manfaatkan engine brake

Anda juga dapat menggunakan engine brake dengan cara melepas pedal gas untuk mengurangi laju kendaraan. Cara ini juga disebut dengan deselerasi. Saat menggunakan engine brake, mesin akan menghentikan suplai bahan bakar dan penggunaan bahan bakar menurun sekitar 2 persen. Jangan lupa untuk tetap menjaga jarak aman. 

7. Pantau informasi lalu lintas

Hal ini penting agar Anda tak terjebak di dalam situasi stop and go. Sebagai perumpamaan, waktu perjalanan yang mestinya ditempuh 1 jam dalam kondisi normal, sudah pasti molor akibat macet. Padahal dalam 10 menit saja mobil terjebak dalam kemacetan, maka penggunaan BBM langsung meningkat sekitar 14 persen.

8. Cek tekanan angin ban

Sudah banyak diketahui, ban punya andil dalam efisiensi BBM kendaraan. Lakukan pengecekan tekanan angin ban secara rutin. Berkurangnya tekanan sebesar 50 kPa (7 psi) dari tekanan normal, maka mobil Anda sudah memberi dampak lebih boros BBM sekitar 2-4 persen. 

9. Bawa barang sesuai kebutuhan

Cara terakhir ini tak kalah penting. Cobalah untuk membawa barang sesuai kebutuhan saja. Karena jika Anda membawa barang bawaan mencapai 100 kg, penggunaan BBM dapat meningkat hingga 3 persen.

Itu tadi cara yang harus dilakukan jika ingin berkendara dengan irit BBM. Selamat mencoba berkendara irit yang sebenarnya!

 

ARTIKEL TERKAIT:

  1. MENCEGAH BAU TAK SEDAP DI KABIN MOBIL
  2. TERTIB BERLALU LINTAS AGAR PERJALANAN AMAN DAN NYAMAN